Tuesday, May 29, 2018

Pemburu Ini Temukan Rusa Berkepala Dua di Hutan


Pada bulan Mei 2016, seorang pria asal Minnesota berburu jamur di hutan dekat sungai Mississippi. Bukannya menemukan jamur, ia justru melihat bayi rusa. Tampak berbeda, rusa tersebut memiliki satu tubuh dengan dua kepala.

Bayi rusa tersebut sebenarnya adalah sepasang bayi rusa kembar. Rusa tersebut lahir dengan panjang sekitar 60cm, bermotif bintik-bintik putih. Sayangnya bayi rusa tersebut ditemukan terbaring mati tanpa ada induknya terlihat disekitarnya.

Berdasarkan penemuan ini, ditunjukkan bahwa induk rusa tersebut mencoba merawat anak-anak rusa tersebut setelah dilahirkan. Naluri keibuan rusa ternyata sangat kuat. Meskipun para peneliti menyakini bayi rusa tersebut telah meninggal sejak dalam rahim.

Pemburu jamur tersebut akhirnya mengantarkan rusa itu ke Departemen Sumber Daya Alam Minnesota terdekat. Saat ini, sebuah studi kasus baru telah diterbitkan dalam edisi April Jurnal The American Midland Naturalist. Studi tersebut menjelaskan betapa luar biasa anak-anak rusa kembar dari hasil peranakan rusa berkepala putih.
"Ini luar biasa dan sangat langka," kata penulis studi Gino D'Angelo, asisten profesor ekologi rusa dan manajemen di University of Georgia.  

Hasil CT scan menunjukkan bahwa si rusa kembar berbagi satu bagian tulang belakang yang bercabang menjadi dua leher dan kepala yang berbeda. Para peneliti menemukan bahwa rusa tersebut memiliki dua hati yang terletak di dalam kantung perikardial tunggal.


Sebuah tinjauan penelitian pada tahun 2008 menemukan, selama 1671 tahun hanya terjadi 19 kasus kembar siam dalam mamalia darat non-tropis. Dan dua di antaranya adalah terjadi pada rusa berekor putih. Dalam dua kasus diantaranya, ibu rusa dan anak-anaknya meninggal ketika si rusa kembar berada di dalam rahim.


EmoticonEmoticon